KARYA ILMIAH

Pengarang
Lanto Mohamad Kamil Amali
Subjek
- Teknik
Abstrak
kriteria dan persyaratan agar desa mandiri energi (DME) berjalan sinergis dan berkesinambungan adalah ditujukan untuk penciptaan lapangan kerja, pengurangan tingkat kemiskinan, dan penyediaan energi di pedesaan dimana wilayah pengembangan desa mandiri energi (DME) tidak dibatasi oleh wilayah administratif suatu desa, pengertian desa dalam DME lebih mengacu pada kelayakan teknis dan sosial ekonomis, bukan wilayah administrasi. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah menghubungkan sistem pembangkit energi terbarukan dengan usaha bisnis dan lingkungan. Olahan energi terbarukan dapat dimanfaatkan oleh kegiatan ekonomi produktif yang memanfaatkan energi terbarukan untuk siang hari. Sedangkan di malam hari dapat dipergunakan untuk kebutuhan dasar energi rumah tangga seperti penerangan. Pemanfaatan potensi daerah aliran sungai (DAS) merupakan sebuah alternatif untuk pembangunan PLTMH ke dalam jaringan kelistrikan dalam menunjang terwujudnya sebuah desa mandiri energi (DME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang berpotensi untuk dibangunnya PLTMH dalam menunjang terwujudnya desa mandiri energi (DME) di kabupaten boalemo adalah pada daerah aliran sungai (DAS) meubongo, dilehito, dan lahumbo. Untuk sungai tapadaa hanya berpotensi untuk dibangunnya PLTMH jika hanya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dari salah satu dusun yang ada di sekitar sungai tersebut. Sedangkan di kabupaten pohuwato lokasi yang berpotensi untuk dibangunnya PLTMH dalam menunjang terwujudnya desa mandiri energi (DME) adalah daerah aliran sungai molosipat, tunas jaya, milangodaa, muamuayo, sarambu, dan babalonge 1.
Penerbit
Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang
Kontributor
-
Terbit
2012
Tipe Material
PROSIDING
Identifier
-
Right
-
Berkas ini telah didownload sebanyak 652 kali
Download