PENELITIAN

Peneliti
Harley Rizal Lihawa
Jenis Penelitian
Hibah Bersaing (DP2M)
Sumber Dana
DP2M Dit. Litabmas
Abstrak
Pesatnya pembangunan di wilayah perkotaan menyebabkan turunnya kualitas lingkungan di perkotaan dan tingkat kebutuhan lahan untuk bangunan semakin meningkat.Hal ini menyebabkan pembangunan menjadi tidak terkendali sehingga perlu dilakukan kegiatan penataan lingkungan perkotaan yang memberikan mafaat secara ekologis, estetika dan ekonomis.Kondisi ini yang mendorong dilaksanakannya penelitian pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat desain kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan melalui proses identifikasi RTH yang telah ada (Eksisting) dan menghitung kebutuhan RTH di wilayah perkotaan.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan penerapan hitungan matematis sederhana melalui metode gerarkis dan proyeksi jumlah penduduk dalam menghitung kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini juga menggunakan analisis spasial melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam memetakan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eksisting dan kawasan yang berpotensi untuk pengembangan RTH dengan membandingkan luas kawasan terbangun dan tidak terbangun. Melalui penelitian ini diharapkan akan diperoleh site plan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan yang disertai dengan peta-peta kawasan yang potensial. Ruang Terbuka Hijau di Kota Gorontalo pada tahun 2013 masih memadai jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, kebutuhan air bersih dan kebutuhan oksigen penduduk. Namun belum memadai jika mengacu pada syarat ketersediaan RTH untuk perkotaan berdasarkan UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yaitu sebesar 30% dari luas wilayah. Luas kawasan Ruang Terbuka Hijau di Kota Gorontalo hingga tahun 2013 sebesar 2.031,83 ha atau 25,71 persen. Kawasan RTH Eksisting Kota Gorontalo terdiri dari : Hutan Kota, Hutan Lindung, Taman Kota, Jalur Hijau, Lapangan Olahraga, Taman Heritage, Taman Kota, RTH Permukiman, RTH Perkantoran, RTH Kawasan Pendidikan. Lokasi yang berpotensi untuk pengembangan Ruang Terbuka Hijau terdiri atas : Hutan Kota, Jalur Hijau, Taman Kota, Lapangan Olahraga, Parkir Hijau, Kawasan dengan fungsi khusus, dan kawasan dengan kondisi kritis/mendesak serta RTH Kawasan Permukiman. Luas total area untuk pengembangan RTH tersebut adalah 2.289,71 hektar atau sekitar 28,97 persen dari luas wilayah kota
Berkas ini telah didownload sebanyak 1400 kali
Download