SKRIPSI

Penulis / NIM
SRI INDRIANI SULEMAN / 281410049
Program Studi
S1 - SOSIOLOGI
Pembimbing 1 / NIDN
FARID TH MUSA, S.Sos, MA / 0010116712
Pembimbing 2 / NIDN
SAINUDIN LATARE, S.Pd.,M.Si / 0010087509
Abstrak
ABSTRAK Sri Indriani Suleman. Nim 281 410 049. Penelitian ini berjudul : Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Karaoke. Di bawah bimbingan Farid Th. Musa. S.Sos., MA dan Sainudin Latare. S.Pd.,M.Si Penelitian ini dilakukan di kecamatan Marisa Kab. Pohuwato. Penelitian ini merupakan sebuah keinginan besar dari penulis untuk melihat dan memotret kondisi sosial masyarakat yang semakin hari mengonsumsi sebuah desain besar modernisasi dan gaya hidup konsumtif pada masyarakat kota. Tujuan lainnya dalam penelitian ini yakni, untuk mengetahui penyebab para pengunjung lebih memilih untuk datang ketempat karaoke dan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat sekitar lokasi karaoke. Dari konteks idealnya karaoke sebagaimana dijelaskan dalam beberapa penjelasan di atas, memungkinkan karaoke sebagai tempat untuk dijadikan sebagai instrumen ataupun media untuk menyalurkan bakat bernyanyi bahkan juga sebagai media untuk mengkonstruksi relasi sudut pikir dan ruang hati agar terkonektivitas secara produktif dan maju, karena terkadang, ketika ruang pikir dipenuhi oleh hal-hal membuat orang semakin "stress" ataupun dipenuhi dengan kepenatan maka, hal tersebut akan berdampak pada suasana hati, dan itulah perlu sebuah media untuk mengkonstruksikan ke dua hal tersebut. Sehingga, dapat menghibur diri. Akan tetapi, tidak sedikit juga kenyataan ditemukan dilapangan mengalami kendala dalam hal interpretasi masyarakat terhadap karaoke karena sebagian masyarakat menganggap karaoke secara "negative" sehingga terindikasi ada oknum-oknum yang menyalah-gunakan tempat karaoke. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni, kualitatif dengan pendekatan deskriptif, ada beberapa pertimbangan penulis dalam memilih metode kualitatif yaitu, Pertama, menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan jamak. Kedua, metode ini menyajikan secara langsung hakikat antara peneliti dengan responden. Ketiga, metode ini lebih peka dan lebih dapat menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama dengan pola-pola nilai yang dihadapi. Dari hasil yang penulis temukan di lapangan, karaoke tidak lebih menjadi seperangkat ritual yang dikonstruksi oleh modernisasi masyarakat dalam ruang kota. Karaoke sudah melebihi substansinya sebagai hiburan untuk melepas kepenatan bagi mereka yang memiliki rentetan kesibukan dan mereka yang melatih bakat menyanyi namun, karaoke sebagai instrumen untuk gaya hidup konsumtif dan hal-hal yang cukup negatif. Kata Kunci : Persepsi, Masyarakat, Karaoke
Download FILE

ARSIP

2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011