KARYA ILMIAH

Pengarang
Daud Yusuf
Subjek
- Ekonomi
Abstrak
Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 2019, Jokowi-Ma’aruf Amin telah menjalankan pemerintahannya lebih dari 100 hari. Selain mereka menjalankan janji-janji program pembangunan dalam kampanye pemilu 2019. Mereka juga mestinya menjalankan agenda pembangunan yang belum tuntas. Salah satunya soal poros maritim dunia (PMD) sejak 2014. PMD jangan sampai kandas di tengah jalan. Di periode keduannya Jokowi jangan melupakannya. Diperlukan strategi tepat dalam pengembangannya apalagi dikaitkan industri 4.0. Tataran implementasinya dipastikan berkorelasi dengan geografi dan geopolitik kepulauan Indonesia yang memengaruhi dinamika ekonomi lokal nasional, regional hingga global. Mengapa? Diperkirakan 2030 posisi ekonomi kelautan memainkan perannya dalam percaturan dunia. Laporan OECD 2016 meliris bahwa ekonomi maritim dunia bakal berkembang hingga dua kali lipat (USD 3 triliun) pada tahun 2030. Indonesia mesti memanfaatkan momentumnya agar berkontribusi bagi perekonomian nasional. Pasalnya potensi ekonomi kepulauan beserta sumber daya alam yang melimpah jadi modal utama mewujudkan kekuatan gravitasi ekonomi dunia berbasis maritim
Penerbit
Gorontalo Post
Kontributor
-
Terbit
2020
Tipe Material
ARTIKEL
Identifier
-
Right
-
Berkas ini telah didownload sebanyak 10 kali
Download