PENELITIAN

Peneliti
Jafar Lantowa
Jenis Penelitian
Penelitian Dasar
Sumber Dana
PNBP/BLU
Abstrak
Dampak pandemik saat ini melanda berbagai sektor kehidupan baik secara langsung maupun tak langsung. Merespon fenomena ini, pemerintah membuat beberapa kebijakan untuk meminimalisasi dampak destruktif pandemik terhadap kehidupan masyarakat, seperti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), vaksinasi, pemberian bantuan sosial, atau penetapan protokol kesehatan di ruang publik, serta kebijakan memberlakukan Booster saat mudik dan kebijakan diperbolehkan buka bersama saat Ramadhan, namun tidak boleh berbicara untuk mencegah penularan covid 19. Selain itu, pemerintah juga berusaha meningkatkan kesadaran publik tentang strategi pencegahan dan intervensi penyebaran covid-19 dengan memberikan informasi terkini harian tentang pengawasan dan kasus aktif di situs web dan media sosial. Sayangnya, kebijakan-kebijakan tersebut tak jarang menjadi polemik di tengah masyarakat. Salah satunya disebabkan oleh pemberitaan di media massa yang berbeda berdasarkan ideologi yang dianut media tersebut. Adapun yang menjadi tujuan khusus penelitian ini adalah mengungkap wujud ideologi media berita digital serta konstruksinya dalam diskursus pemberitaan kebijakan pemerintah di tengah Pandemi. Target penemuan yang peneliti harapkan adalah (1) pemetaan Ideologi media berita digital terhadap kebijakan pemerintah di tengah pandemi dan (2) wujud konstruksi ideologi media berita digital terkait diskursus kebijakan pemerintah di tengah pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis wacana kritis untuk mengungkap ideologi setiap media digital yang menjadi objek penelitian ini dan implementasinya dalam pemberitaan kebijakan pemerintah terkait Covid-19. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, di mana hasilnya akan disajikan secara deskriptif. Konsep Wacana Kritis yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah kerangka tiga dimensi (mikrostruktur, mesostruktur, dan makrostruktur) Norman Fairclough (1995). Pada struktur mikro, penelitian ini diarahkan untuk mengkaji representasi linguistik teks. Pada struktur meso, kajian penelitian ini akan memuat interpretasi atas teks. Sementara itu, pada struktur makro, penelitian ini akan menyajikan eksplanasi terkait praktik-praktik sosiokultural yang termuat dalam teks. Dari ketiga dimensi tersebut, akan disimpulan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai yakni menemukan konstruksi ideologi media berita digital terkait diskursus kebijakan pemerintah di Tengah Pandemi.
Berkas ini telah didownload sebanyak 4 kali
Download