SKRIPSI

Penulis / NIM
DELPIN PAKAYA / 131409059
Program Studi
S1 - MANAJEMEN PENDIDIKAN
Pembimbing 1 / NIDN
Dr. FADLIAH, M.Si / 0014025505
Pembimbing 2 / NIDN
Drs. Hi. MOHAMMAD POLINGGAPO, S.Sos, M.Pd / 0003065504
Abstrak
ABSTRAK Delvin Pakaya. 2014. Partisipasi Masyarakat Suku Bajo dalam menuntaskan Program Wajar Pendidikan Dasar 9 Tahun di SDN 1 Torsiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Program Studi Manajemen Ilmu Pendidikan Jurusan Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Fadliah, M.Si dan Pembimbing II Dr. H. Muhamad Polinggapo, S.Sos, M.Pd. Adapun tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat suku Bajo terhadap pembelajaran, untuk mengetahui partisipasi masyarakat suku Bajo melalui dukungan fisik ke sekolah, untuk mengetahui partisipasi masyarakat suku Bajo melalui rasa tanggungjawab terhadap kemajuan dan kualitas dan kendala-kendala yang dihadapi Suku Bajo dalam mensukseskan Wajib Belajar 9 Tahun di SDN 1 Torsiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato, Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu; 1) Partisipasi Masyarakat Suku Bajo melalui Dukungan Fisik ke Sekolah di SDN 1 Torsiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato yaitu dengan menjalin kerjasama yang didukung oleh Komite sekolah, melalui Komite Sekolah masyarakat suku Bajo secara Swadaya membangun sekolah khususnya dalam perawatan misalnya pembelian cat untuk gedung sekolah, papan nama sekolah serta pembuatan Taman Sekolah. 2) Partisipasi masyarakat suku Bajo melalui rasa tanggungjawab dalam kegiatan pemeliharaan terhadap kemajuan dan kualitas sekolah Bagi masyarakat suku Bajo yang sadar akan pentingnya pendidikan memutuskan anaknya untuk sekolah di Sekolah Lanjutan yang jauh dari tempat tinggal mereka. Itupun hanya sebagian kecil saja, disisi lain adat masyarakat suku Bajo yang enggan meninggalkan lautan mengakibatkan beberapa anak harus tetap di tempat tinggal mereka dengan jalan bekerja membantu orangtua. Partisipasi masyarakat suku Bajo melalui rasa tanggungjawab dalam kegiatan pemeliharaan terhadap kemajuan dan kualitas sekolah berupa perawatan gedung sekolah, pengecatan sekolah yang dilakukan oleh masyarakat agar para siswa lebih nyaman datang ke sekolah. 3) Kendala-Kendala yang dihadapi Suku Bajo dalam mensukseskan Wajib Belajar 9 Tahun itu ternyata bermacam-macam, baik internal maupun eksternal dari diri siswa sendiri. kendala eksternalnya adalah selain faktor ekonomi orangtua yang tidak memungkinkan melanjutkan sekolah anak-anaknya serta tidak terdapat pula lembaga pendidikan lanjutan untuk mensukseskan wajib belajar 9 tahun setingkat SMP. Aspek internalnya, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan disisi lain kepercayaan adat dan istiadat masyarakat suku Bajo yang kebih mengutamakan hidup di lautan. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat Suku Bajo, Program Wajar 9 tahun
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011