SKRIPSI

Penulis / NIM
RIDWAN NAU / 231409027
Program Studi
S1 - PENDIDIKAN SEJARAH
Pembimbing 1 / NIDN
Dra. RESMIYATI YUNUS, M.Pd / 0003126215
Pembimbing 2 / NIDN
SUTRISNO MOHAMAD, S.Pd., M.Pd / 0021017405
Abstrak

ABSTRAKRidwan Nau.  Nim 231 408 027. “Studi Kompratif Tradisi Tarian Cakalele di Daerah Ternate dan Minahasa,” Jurusan Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo 2013. Skripsi ini di bawah bimbingan Bapak Sutrisno Muhamad, S.Pd., M.Pd dan Ibu Dra. Hj. Resmiyati Yunus, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pertama, bagaimana proses pelaksanaan Tradisi Tarian Cakalele di Ternate, kedua, bagaimana proses pelaksanaan Tradisi Tarian Kabasaran di minahasa, ketiga, apa makna dan simbol-simbol Tradisi Tarian Cakalele di Ternate, ke empat, apa makna dan simbol-simbol Tradisi Tarian Cakalele di Minahasa, ke lima, bagaimana perkembangan Tradisi Tarian Cakalele Ternate dan di Minahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan pendekatan sosiologi sesuai dengan permasalahan penelitian.Hasil penelitian menunjukan pertama, Sebelum proses pelaksanaan tarian cakalele di lakukan perlu adanya musawara tentang persiapan-persiapan dan berbagai perlengkapan seperti,1.Tifa (beduk), 2.Seragi (Gong), 3.Peda (parang),  4.Salawaku (perisai), 5.Kabaya (baju) dan pembentukan anggota tarian cakalele. Kedua, sebelum proses pelaksanaan tradisi tarian kabasaran ada beberapa tahap-tahapan yaitu musawara serta pembentuak sanggar tarian Kabasaran dan persiapan alat-alat yang digunakan. 1.Beduk, 2.Parang, 3.Persiai (salawaku), 4.Baju, 5.Gong 6.Trompet. Ketiga, Semangat berperang rakyat Maluku Utara melawan penjajah Belanda serta Portugis dapat terungkapkan dalam setiap gerakan Tarian Cakalele yang mengumbar semangat.Ke empat, tarian cakalele memiliki semboyan somahe kai kehage adalah semboyan yang mengandung arti Semakin besar tantangan yang kita hadapi, semakin gigih kita menghadapi tantangan sambil memohon kekuatan dari Tuhan, pasti akan beroleh hasil yang baik.Akhirnya peneliti menyarankan bagi pemerintah, Kesultanan dan Tokoh Adat bisa melestarikan tradisi tarian cakalele ini sehingga makna dan simbol-simbol yang terkandung di dalam tarian cakalele selalu di jaga.Kata kunci: Pelaksanaan, Makna dan Nilai-nilainya.

Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011