SKRIPSI

Penulis / NIM
SRINOVIYANTI / 311408078
Program Studi
S1 - PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Pembimbing 1 / NIDN
Prof. Dr. MOH. KARMIN BARUADI, M.Hum / 0026105810
Pembimbing 2 / NIDN
ULFA ZAKARIA, S.Pd, M.Hum / 0023098103
Abstrak
ABSTRAK Srinoviyanti. 2013, Afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Privinsi Sulawesi Tengah. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I. Dr. H. Moh. Karmin Baruadi, M. Hum dan Pembimbing II. Ulfa Zakaria, S. Pd, M. Hum. Bahasa Banggai merupakan salah satu bahasa daerah yang terancam punah, karena masyarakat di daerah Banggai Kepulauan sudah jarang menggunakan bahasa Banggai. Kepunahan suatu bahasa bukan hanya pada salah satu aspek tertentu, tetapi menyangkut semua aspek baik fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan bahkan wacana. Pada aspek morfologi yang akan mengalami kepunahan salah satunya adalah pemahaman tentang penggunaan afiks. Permasalahan dalam penelitian ini yakni, 1) bagaimanakah bentuk afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah? 2) bagaimanakah jenis afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah? 3) bagaimanakah makna afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah? Tujuan dalam penelitian ini yaitu terdiri atas tujuan umum dan tujuan khusus. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana bentuk imbuhan atau afiks dalam bahasa Banggai. Secara khusus penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1) untuk mendeskripsikan bentuk afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah; (2) untuk mendeskripsikan jenis afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah; (3) untuk mendeskripsikan makna afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penggunaan metode deskriptif pada penelitian ini yakni mendeskripsikan afiks bahasa Banggai. Pendeskripsian afiks bahasa Banggai ini akan dilihat dari bentuk, jenis dan makna. Data dalam penelitian ini adalah bahasa Banggai yang dipakai oleh masyarakat yang berada di Desa Mansalean, Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah. Informan yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang dengan kriteria atau syarat-syarat sebagai berikut: (1) orang asli Banggai Kepulauan dan tidak sering bepergian; (2) dapat berbahasa Banggai dengan baik; (3) normal alat bicaranya dan alat dengarnya; (4) berusia 35 tahun ke atas; (5) memiliki pendidikan minimal tamat SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penggunaan metode deskriptif pada penelitian ini yakni mendeskripsikan afiks bahasa Banggai. Pendeskripsian bahasa Banggai akan dilihat dari bentuk, jenis dan makna. Dengan begitu akan diperoleh data yang akurat dan objektif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik: (1) simak libat cakap; (2) catat; (3) rekaman. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: (1) mentranskripsikan data hasil rekaman, yaitu menyalin data hasil rekaman ke dalam bentuk tulisan; (2) mengidentifikasi bentuk berimbuhan atau afiksasi; (3) mengklasifikasikan data yang telah diidentifikasi berdasarkan bentuk dan jenisnya; (4) menganalisis data yang telah diklasifikasi, dalam hal ini data dianalisis berdasarkan bentuk, jenis, dan maknanya; (5) mendeskripsikan data yang telah dianalisis berdasarkan bentuk, jenis, dan maknanya; (6) menyimpulkan data yang telah dedeskripsikan. Berdasakan data yang telah dianalisis, afiks dalam bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah terdapat 4 jenis afiks, yaitu: (1) prefiks yang terdiri dari prefiks ba-, ko-, ma-, man-, mang-, mo-, mon-, mong-, na-, pa-, dan sa-; (2) infiks yang terdiri dari infiks -o- dan -in-; (3) sufiks yang terdiri dari sufiks -o, -mo, -an, -no, -ene, -kene, -gene, -kanaku, -e, -gon, -ila, dan -yo; (4) gabungan yang terdiri dari gabungan mong-/-kene, mo-/-kene, mang-/-kene, sa-/-mo, ba-/-an, po-/-on, -e/-mo, -kene/-mo, -ene/-mo, dan -gene/-mo. Afiks dalam bahasa Banggai memiliki makna yang berbeda-beda. Tetapi tidak semuanya berbeda, ada beberapa bentuk afiks yang memiliki makna yang sama. Kata kunci: Afiks, Bahasa Banggai di Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011