SKRIPSI

Penulis / NIM
LING - LING / 341410009
Program Studi
S1 - PENDIDIKAN SENI DRAMA TARI DAN MUSIK
Pembimbing 1 / NIDN
LA ODE KARLAN, S. Pd, M. Sn / 0025098101
Pembimbing 2 / NIDN
ZULKIPLI, S.Pd, M.Sn / 0026037702
Abstrak
LING-LING, "Organologi Gambus di Desa Bolihuangga Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo". Skripsi, Jurusan Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I: La Ode Karlan, S.Pd, M.Sn, dan Pembimbing II: Zulkipli S.Pd, M.Sn. Kajian organologi gambus dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan instrumen gambus yang mencakup proses pembuatan, teknik bermain, struktur fisik, ukuran, penempatan klasifikasi, penciptaan akustik, dan nilai ekonomi. Penelitian ini bertempat di Desa Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan pengamatan terhadap subjek penelitian, peneliti membagi proses pembuatan gambus kedalam 3 tahap utama yaitu persiapan, pembentukan, dan penyelesaian. Pembuatan gambus oleh subjek penelitian masih dilakukan secara manual (tanpa bantuan mesin) dan secara otodidak dengan ketepatan kerja yang baik. Teknik bermain gambus pada umumnya mencakup: posisi duduk, cara memegang, penalaan, dan teknik petik. Struktur fisik gambus terdiri dari: (1) tujuh buah telinga pada kepala gambus, digunakan untuk menala; (2) papan jari, juga sebagai penutup leher gambus, yaitu untuk meletakkan jari tangan kiri saat memainkan gambus; (3) senar, sebagai medium untuk menghasilkan bunyi, saat gambus dipetik; (4) lubang resonator depan, sebagai jalan keluarnya getaran bunyi dari tubuh gambus; (5) lubang resonator samping memilki fungsi yang sama dengan lubang resonator depan; (6) kulit, sebagai penutup perut gambus, juga sebagai membran untuk menghasilkan timbre yang khas; (7) kam, sebagai penyangga senar; (8) pelantang, sebagai perangkat untuk melantangkan suara gambus melalui pengeras suara; dan (9) kawat, sebagai bantuan untuk mengikat senar agar kencang. Kualitas bunyi gambus dipengaruhi oleh tingkat kekencangan senar, kerapatan serat kayu, kedalaman lubang resonator, serta kekencangan kulit pada perut gambus. Selain berfungsi untuk menghibur, gambus juga memiliki nilai ekonomi bagi subjek dengan cara dijual dan disewakan.
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011