Penulis / NIM
RISKA APRILIYANI HINELO / 341416019
Program Studi
S1 - PENDIDIKAN SENI DRAMA TARI DAN MUSIK
Pembimbing 1 / NIDN
Dr. RIANA DIAH SITHARESMI, S.Sn., M.A / 0024037305
Pembimbing 2 / NIDN
LA ODE KARLAN, S. Pd, M. Sn / 0025098101
Abstrak
ABSTRAK
Riska Apriliyani Hinelo, Nim 341416019. Bentuk Penyajian Tari Putri Papu Pada Acara Penyambutan Tamu Di desa Jaya Bakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Riana Diah Sitharesmi, S.Sn., MA dan Pembimbing II La Ode Karlan S.Pd., M.Sn.
Tari Putri Papu merupakan tarian penyambutan tamu masyarakat suku Bajo yang berada di Desa Jaya Bakti Kecamatan Pagimana. Tari Putri Papu dapat dikatakan sebagai tarian warisan turun temurun karena tarian ini erat hubungannya dengan kisah asal usul suku Bajo itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk penyajian Tari Putri Papu pada acara penyambutan tamu di Desa Jayabakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah tari Putri Papu pada acara penyambutn tamu di Desa Jaya Bakti kecamatan Pagimana.. Data penelitian diperoleh melalui tahap observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari hasi penelitian, Tari Putri Papu yang hanya ditampilkan pada acara penyambutan tamu merupakan penyampaian kembali sejarah hanyutnya Putri Papu yang terbawa ombak bersama sampannya hingga terdampar di wilayah kekuasaan kerajaan Bone dan proses penemuan Putri Papu yang ternyata merupakan putri kerajaan Johor. Tari Putri Papu mempunyai 2 ragam gerak, yaitu gerak musey dan gerak nyebar dan memiliki 7 pola lantai. Tata rias yang digunakan dalam tari Putri Papu ialah rias cantik. Warna busana yang digunakan penari Putri Papu mengikuti warna dari ula-ula yang merupakan bendera suku Bajo. Jumlah penari dalam tari Putri Papu sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 perempuan dan 2 laki-laki. Alat musik yang digunakan sebagai pengiring adalah ketipung, gendang dan gong, yang kemudian dalam perkembangan pertunjukkannya telah mengalami penambahan alat musik yaitu keyboard.
Kata Kunci : Bentuk, Penyambutan Tamu, Putri Papu
Download berkas