SKRIPSI

Penulis / NIM
TITI FIRNANDA DATUNSOLANG / 511414023
Program Studi
S1 - TEKNIK SIPIL
Pembimbing 1 / NIDN
Dr. MOHAMMAD YUSUF TULOLI, S.T., M.T. / 0004017703
Pembimbing 2 / NIDN
Dr. INDRIATI MARTHA PATUTI, S.T., M.Eng. / 0013036904
Abstrak
INTISARI Titi Firnanda Datunsolang. 2019. Identifikasi Kualitas Air Akibat Pelaksanaan Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bolango. Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing 1: Dr. M. Yusuf Tuloli, S.T., M.T. dan Pembimbing 2: Dr. Indriati Martha Patuti, S.T., M.Eng. Wilayah hilir Sungai Bolango sedang berlangsung Proyek Pengendalian Banjir dengan salah satu pekerjaannya adalah pemancangan turap. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kualitas air pada tahap konstruksi dan memberikan gambaran perbandingan dengan kualitas air pada tahap pra-konstruksi serta memberikan informasi mengenai upaya pengelolaan kualitas air yang tercemar akibat adanya pekerjaan tersebut. Penelitian ini berlokasi di hilir Sungai Bolango dengan mengambil sampel air di Kelurahan Siendeng dan Kelurahan Donggala dan diuji di Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Data laporan UPL UKL Urban Flood Control Sungai Bolango, data dari Badan Pusat Statistik Kota Gorontalo, dan lampiran PP No. 82 Tahun 2001 sebagai pedoman menentukan baku mutu air dan upaya pengelolaan air. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas air di tiga titik tahap pra-konstruksi berada di bawah baku mutu air kecuali beberapa parameter, berupa: nilai zat organik sebesar 11,46 mg/l, 8,76 mg/l, dan 13,94 mg/l dengan baku mutu 10 mg/l, nilai BOD52 sebesar 49,72 mg/l, 52,56 mg/l, dan 57,63 mg/l dengan baku mutu 6 mg/l, serta nilai COD sebesar 96,84 mg/l, 110,71 mg/l, dan 129,07 mg/l dengan baku mutu 10 mg/l. Hasil perbandingan kualitas air antara pra-konstruksi dan tahap konstruksi menunjukkan kenaikan yang signifikan kecuali kadar nitrat yang mengalami penurunan dari 2,99 mg/l menjadi 2,7 mg/l, sedangkan uji laboratorium menunjukkan bahwa nilai kekeruhan sebesar 61,85 mg/l dengan baku mutu air 25 mg/l yang berarti air tersebut tidak baik digunakan sebagai kebutuhan rumah tangga, kecuali masyarakat mengelola air tersebut dengan cara penyaringan atau metode saerasi untuk mengendapkan kotoran dalam air. Kata kunci: Baku Mutu Air, Kualitas Air, Sungai Bolango
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011