SKRIPSI

Penulis / NIM
INANG ABDULLAH / 521412047
Program Studi
S1 - TEKNIK ELEKTRO
Pembimbing 1 / NIDN
JUMIATI ILHAM, ST, MT / 0017107504
Pembimbing 2 / NIDN
ADE IRAWATY TOLAGO, ST, MT / 0914027501
Abstrak
ABSTRAK Inang Abdullah, 2019. Studi Komparatif Tegangan Flashover Dan Tahanan Permukaan Isolator Berbahan Keramik Terkontaminasi Polutan Larut dan Polutan Tak Larut, Skripsi, Program Studi S1 Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Jumiati Ilham, ST.,MT dan Pembimbing II Ade Irawaty Tolago, ST.,MT. Pada umumnya kegagalan isolator yang menyebabkan kerugian besar diakibatkan oleh dua aspek yaitu aspek permukaan (surface) yang mengakibatkan arus bocor permukaan dan aspek ruah (bulk) yang menyebabkan menurunnya sifat dielektrik. Sifat permukaan isolator yang mudah basah atau hidrofilik tidak menguntungkan bila dioperasikan pada daerah terkontaminasi atau sangat berpolusi seperti di kawasan Industri/perkotaan karena dapat menyebabkan tingginya arus bocor (leakage current) dan terjadinya tegangan lewat denyar (flashover) sehingga menyebabkan banyak isolator yang pecah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tegangan flashover dan tahanan permukaan pada isolator berbahan keramik yang terkontaminasi polutan larut dan tak larut. Penelitian dilakukan pada laboratorium tegangan tinggi dengan eksperimen langsung yakni pemberian lapisan pengotoran pada permukaan isolator yang diuji dalam kondisi permukaan bersih kering, bersih basah, terpolusi basah dan terpolusi kering. Hasil penelitian tegangan flashover yang cepat tembus terjadi pada polutan larut NaCl sebesar 38,28 kV kondisi terpolusi basah, dan pada kondisi terpolusi kering sebesar 40,63 kV. Tegangan flashover yang lama tembus terjadi pada polutan tak larut Bentonite sebesar 50,52 kV kondisi terpolusi basah, dan pada kondisi terpolusi kering sebesar 56,97 kV. Dan tahanan permukaan isolator yang rendah terjadi pada polutan larut NaCl sebesar 19,68 Ohm kondisi terpolusi basah, dan kondisi terpolusi kering sebesar 24,52 Ohm sedangkan nilai tahanan permukaan isolator yang terbesar terjadi pada polutan tak larut Bentonite sebesar 39,93 Ohm kondisi terpolusi basah, dan kondisi terpolusi kering sebesar 43,39 Ohm. Pada penelitian ini polutan NaCl mempunyai tegangan flashover dan tahanan permukaan yang terendah dari beberapa polutan uji lainnya. Kata kunci: tegangan flashover, tahanan permukaan, polutan larut, polutan tak larut.
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011