SKRIPSI

Penulis / NIM
IKHLASUL AMAL YASANO / 532417024
Program Studi
S1 - PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI
Pembimbing 1 / NIDN
DIAN NOVIAN, S.Kom., M.T. / 0024117503
Pembimbing 2 / NIDN
AGUS LAHINTA, ST., M.Kom. / 0017087402
Abstrak
Abstract Several problems were found in the basic learning process of graphic design for the subject of Interactive Multimedia Design at SMK 1 Vocational School in Gorontalo, specifically in the Multimedia class,. The learning process still uses monotonous teaching materials such as books, pdf documents, and power point presentations that are not designed interactively. This causes the learning process to run unoptimally because the lack of students� interest during the learning process in the laboratory. This study aimed to 1) develop basic learning media for graphic design in interactive media design subjects, and 2) discover the feasibility of interactive learning media in interactive multimedia design subjects according to material experts, media experts, and users (students). The research method used was research and development (R&D) with the ADDIE development model. The results of this study through the feasibility test of learning media by material experts obtained an average score of 98.3% with very feasible criteria, while by media experts an average score of 94.9% was obtained with very feasible criteria. Further, the results of the assessment of student responses in the small group trial consisting of 5 students, the average result of 82.5% included in the very good category, and the large group trial consisting of 20 students obtained an average result of 83.3% which is included in exceptional category. Thus the learning media on interactive multimedia design subjects developed at SMK 1 Vocational School in Gorontalo was feasible and good for use in the learning process. Keywords: learning media, interactive multimedia design Abstrak Pada mata pelajaran Desain Multimedia Interaktif di SMK Negeri 1 Gorontalo khususnya jurusan Multimedia, ditemukan beberapa permasalahan dalam proses pembelajaran dasar desain grafis. Permasalahan tersebut yaitu proses pembelajaran yang masih menggunakan bahan ajar monoton seperti media buku, dokumen pdf, dan presentasi power point yang tidak didesain secara interaktif. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran berjalan secara tidak maksimal karena kurangnya minat belajar dari siswa pada saat menerima materi di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Bagaimana mengembangkan media pembelajaran pada mata pelajaran desain multimedia interaktif, dan 2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran desain multimedia interaktif menurut ahli materi, ahli media, dan pengguna (siswa). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian melalui pengujian kelayakan media pembelajaran oleh ahli materi diperoleh skor rata-rata 98,3% dengan kriteria sangat layak. Dan hasil pegujian kelayakan media pembelajaran oleh ahli media diperoleh skor rata-rata 94,9% dengan kriteria sangat layak. Serta hasil penilaian tanggapan siswa (respon siswa) pada uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 5 orang siswa diperoleh hasil rata-rata adalah 82,5% termasuk dalam kategori Sangat Baik, dan pada uji coba kelompok besar yang terdiri dari 20 orang siswa diperoleh hasil rata-rata adalah 83,3% termasuk dalam kategori Sangat Baik. Sehingga media pembelajaran pada mata pelajaran desain multimedia interaktif yang dikembangkan di SMK Negeri 1 Gorontalo layak dan baik digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: media pembelajaran; desain multimedia interaktif
Download berkas

ARSIP

2024
Skripsi tahun 2024
2023
Skripsi tahun 2023
2022
Skripsi tahun 2022
2021
Skripsi tahun 2021
2020
Skripsi tahun 2020
2019
Skripsi tahun 2019
2018
Skripsi tahun 2018
2017
Skripsi tahun 2017
2016
Skripsi tahun 2016
2015
Skripsi tahun 2015
2014
Skripsi tahun 2014
2013
Skripsi tahun 2013
2012
Skripsi tahun 2012
2011
Skripsi tahun 2011