Penulis / NIM
WINDY INDRIYANI S MOODUTO / 709518022
Program Studi
S2 - AGRIBISNIS
Pembimbing 1 / NIDN
Prof. Dr. Ir. MAHLUDIN H. BARUWADI, MP / 0011076507
Pembimbing 2 / NIDN
Dr RIA INDRIANI, SP, M.Si / 0026057506
Abstrak
ABSTRAK
Windy Indriyani S. Mooduto. Analisis RantaiPasok Kopi Pinogu Di Kabupaten Bone Bolango). Tesis Program Studi S2 Agribisnis, Program Pasca Sarjana, Universitas Negeri Gorontalo dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir Mahludin Baruwad idan Dr. Ria Indriani, SP., M.Si
Penelitian bertujuan (1) Mendeskripsikan mekanisme rantai pasok Kopi Pinogu berdasarkan aliran produk, aliran informasi dan aliran uang. (2) Menganalisis besarnya nilai tambah Kopi Pinogu di Kabupaten Bone Bolango. (3). Menganalisis efisiensi rantai pasok Kopi Pinogu di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey dan analisis deskriptif. Analisis besarnya nilai tambah Kopi Pinogu menggunakan metode Hayami. Analisis efisiensi rantai pasok Kopi Pinogu menggunakan rumus efisiensi pemasaran, margin pemasaran dan farmers share. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui survey lapangan, menggunakan informasi dan wawancara, data sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian dan Peternakan,Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Bone Bolango. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1). Terdapat 4 saluran yaitu saluran pemasaran secara langsung dan saluran pemasaran secara tidak langsung. Rantai pasok Kopi Pinogu yaitu, pedagang pengumpul (UPH), pedagang pengecer, agroindustri dan Industri Jasa. Mekanisme rantai pasok Kopi Pinogu di Bone Bolango bersifat modern dimana aliranp roduk berdasarkan ketersediaan berupa biji kopi dan kopi bubuk. Aliran informasi cukup lancer dan aliran uang menggunakan sistem transaksi pembayaran tunai dan sistem pembayaran konsinyasi yaitu dengan cara titip jual. (2) Proses pembentukan nilai tambah terbesar terjadi pada proses pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk yaitu memperoleh nilai tambah sebesar Rp. 138.000/ kg dengan rasio nilai tambah sebesar 82.14 % dari nilai produk dan keuntungan sebesar Rp 137.984,3 dengan tingkat keuntungan 82.13%. (3). Nilai efisiensi pemasaran kopi bubuk pinogu di Kabupaten Bone Bolango yang kecil adalah saluran 1 (12.00%), Saluran 2 (28.23%), saluran 3 (30.0%). Saluran pemasaran 1 merupakan saluran pemasaran yang efisien sedangkan saluran 2, saluran 3, dan saluran 4 merupakan s aluran pemasaran yang tidak efisien.
Kata Kunci :Kopi Pinogu, Mekanisme, Rantai Pasok
Download berkas